Apakah anda seorang trader atau
investor? mungkin kalau ditanya, jawabannya adalah emang gue pikirin. Kalau da
cuan ya jual,kalau masih belum cuan ya hold aja (alias
sangkut). Lagipula saya beli toh LQ45. Jika anda membeli saham apakah anda tergolong
investor atau trader? Maka anda harus paham apa yang dimaksud investor dan trader. Jadi sebenarnya arti trading itu adalah membeli dan
menjual instrument finansial berupa stok, obligasi, komoditas dan derivatif.
Sedangkan investasi menurut Mr Benjamin Graham adalah "An investment operation is one which, upon thorough
analysis, promises safety of principal and an adequate return. Operations not
meeting these requirements are speculative." kira kira arti dalam bahasa indonesia adalah operasi analisa yang
tajam, menjanjikan keamanan modal dan hasil yang cukup. Selain diluar operasi
tersebut adalah spekulasi. Contoh=Jadi jika anda membeli perusahaan A Rp
100/saham setelah meniliti dengan cermat. Tiba tiba dalam bulan berikutnya
harga saham tersebut melonjak menjadi Rp 200/saham dengan beberapa alasan dan
menunjukan overvaluation. Apa yang anda lakukan? Jika penulis tentu akan
menjualnya dan menukarkan ke saham yang harga memiliki harga wajar. Terus jika
anda menjual apakah anda seorang investor atau trader. Maka jawabanya anda
adalah investor dan trader yang pandai. Tapi jika anda membeli perusahaan
karena anda merasa sahamnya besok akan naik. Maka anda adalah spekulator.
Poinnya adalah jika anda meneliti dan
mengupas ngupas apa yang anda di perusahaan dan merasa harga tersebut wajar.
Maka anda adalah investor, ketika anda jual maka anda dapat disebut trader
karena anda memperjualbelikan saham. Tapi jika anda tidak melalukan analisa
yang mendalam, dan melakukan pembelian karena alasan si bapak itu aja beli dan
mengatakan minggu depan ada yang goreng atau alasannya adalah saya lihat saham
ini sudah jenuh jual dan saya coba untuk membeli apabila saham tersebut turun
3% maka saya akan jual (cutloss) . Maka anda adalah spekulator. Jika anda tanya
seorang investor mengapa dia membeli saham perusahaan tersebut maka dia dapat
menjelaskan apa yang perusahaan tersebut
miliki, bentuk asset apa saja yang likuid, dan bagaimana kualitas dari laba
perusahaan tersebut. Dan bisa bisa investor juga dapat bercerita bagaimana
mumpuni nya management dalam menghadapi krisis krisis yag dialami. Investor lebih
menjelaskan apa yang ada di perusahaan saat ini ketimbang prospek apa yang akan
perusahaan dapatkan dan asumsi asumsi yang tidak wajar. Karena prospek dan
asumsi belum tentu benar.
Kritik dan masukan yang tajam dengan
bahasa sopan tentu dapat memajukan kita semua.
Investment in your hand!
References
http://en.m.wikipedia.org/wiki/Benjamin_Graham
http://en.m.wikipedia.org/wiki/Trader_(finance)
No comments:
Post a Comment